18.04.2026
Mata Hukum
Home » 10 Poin dari Iran “Bikin Presiden Trump Manut” Sepakat Genjatan Senjata 2 Minggu
DuniaNews

10 Poin dari Iran “Bikin Presiden Trump Manut” Sepakat Genjatan Senjata 2 Minggu

“Proposal tersebut mencakup penarikan pasukan militer AS dari kawasan tersebut, pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran, pembayaran kompensasi atas kerusakan perang, dan mengizinkan Iran untuk mempertahankan kendali atas Hormuz”

Mata Hukum, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerima 10 poin proposal dari Negara IsIam Iran.

10 poin tersebut sebagai dasar untuk negosiasi lebih lanjut untuk mengakhiri perang. Salah satu poin dari proposal tersebut meminta AS menarik pasukan tempur dari kawasan tersebut.

Presiden AS Donald Trump


Dilansir media Iran, Tasnim News Agency dan BBC, dikutip pada, Rabu 8 April 2026, Presiden Trump melalui akun media sosial pribadinya menyebut 10 poin tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk bernegosiasi.

“Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran dan saya yakin ini dapat menjadi dasar yang dapat diandalkan untuk negosiasi,” ujarnya.

Proposal tersebut mencakup penarikan pasukan militer AS dari kawasan tersebut, pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran, pembayaran kompensasi atas kerusakan perang, dan mengizinkan Iran untuk mempertahankan kendali atas Hormuz.

Adapun rincian proposal 10 poin Iran sebagai berikut:

  1. AS harus berkomitmen, pada prinsipnya, untuk menjamin non-agresi
  2. Kontrol Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz
  3. Hak pengayaan uranium Iran harus diterima
  4. Pencabutan semua sanksi utama
  5. Pencabutan semua sanksi sekunder
  6. Pengakhiran semua resolusi Dewan Keamanan PBB
  7. Pengakhiran semua resolusi Dewan Gubernur IAEA
  8. Pembayaran kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan pada Iran
  9. Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan tersebut
  10. Penghentian perang di semua front, termasuk melawan perlawanan Islam yang heroik di Lebanon

Sebelumnya, Sang Presiden AS itu menangguhkan melancarkan serangan ke Iran dalam 2 minggu dengan syarat Iran harus membuka Selat Hormuz. AS turut menerima proposal dari Iran soal kesepakatan damai.

Alasan Trump melakukan hal itu karena kita telah memenuhi dan bahkan melampaui semua tujuan militer, serta sudah sangat dekat dengan tercapainya kesepakatan definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah.

“Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya bahwa itu merupakan dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi,” pernyataan Trump yang diunggah di akun X Gedung Putih.

Menurut Donald Trump, hampir poin-poin perselisihan di masa lalu telah disepakati AS dan Iran. Trump yakin kesepakatan penuh bakal rampung dalam waktu 2 minggu.

Berita Terkait

Momen Anies Temui Jenderal Andika: Saling Hormat hingga Tertawa Bersama Sambil Berbincang Santai

Farid Bima

Kejari Sumedang Tahan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah Pekerjaan Jalan Tol Cisumdawu

Farid Bima

Jenderal Sambo Dituntut JPU Penjara Seumur Hidup atas Pembunuhan Berencana Yosua

Farid Bima

Leave a Comment