“Koordinator Lapangan Pos SAR Kabupaten Bima, Kurais: korban yang terseret banjir di Desa Wora Irma (40) berhasil ditemukan pada Senin 3 Februari 2025 pagi”
Mata Hukum, Bima – Banjir bandang melanda 2 Desa di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu 2 Februari 2025.

Akibat bencana banjir bandang tersebut 1 orang terseret arus. Sementara banjir bandang di Desa Nangawera, 4 hanyut dan 6 orang dilaporkan hilang terseret arus. “Iya, di desa kami ada enam orang yang hilang terbawa banjir dan empat rumah hanyut,” ujar Kepala Desa Nangawera, Umar, saat dikonfirmasi wartawan pada, Minggu 2 Februari 2025 malam.

Banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur sejak siang hingga sore. Derasnya arus air yang membawa balok kayu menyebabkan empat rumah di bantaran sungai hanyut bersama enam penghuninya, yang terdiri dari anak-anak, orang dewasa, dan lansia.
“Korban ini terseret karena terjebak di dalam rumahnya saat banjir datang,” jelas Umar.
Hingga malam, banjir masih merendam permukiman dengan ketinggian air mencapai satu meter. Sejumlah warga masih terjebak di rumah masing-masing. “Banjir makin besar malam ini dan warga belum bisa keluar dari rumah masing-masing,” kata Umar.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bima, Isyrah, menyatakan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) telah dikerahkan ke lokasi. Namun, tim belum bisa mencapai daerah terdampak karena jembatan penghubung di Tololai, Kecamatan Ambalawi, mengalami kerusakan. “Tim yang ke Wera belum bisa tembus, ada jembatan di Tololai Ambalawi yang rusak,” ujar Isyrah.
1 kkorban Terseret Banjir Bandang Di Kecamatan Wera Berhasil Ditemukan
Informasi terbaru terkait korban banjir bandang di Kecamatan Wera Kabupaten Bima telah ditemukan.
Hal iitu di ungkap oleh Koordinator Lapangan Pos SAR Kabupaten Bima, Kuras.
“Semntara korban yang terseret banjir di Desa Wora Irma (40) berhasil ditemukan pada Senin 3 Februari 2025 pagi”, Ungkap Kurais saat dikonfirmasi wartawan pada, Senin 3 Februari 2025.

