27.6 C
Jakarta
10.03.2026
Mata Hukum
Home » Bantah Isu Normalisasi RI-Israel, Kemlu: Simbol Diplomasi Presiden dan Menlu
News

Bantah Isu Normalisasi RI-Israel, Kemlu: Simbol Diplomasi Presiden dan Menlu

“Salah satu media asing, Jewish Insider, menuliskan bahwa Israel dan Indonesia berencana mengumumkan normalisasi hubungan diplomatik”

Mata Hukum, Jakarta – Istana Kepresidenan membantah pemberitaan media asing yang menyebutkan Indonesia akan menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) turut buka suara soal isu tersebut.
“Benar apa yang disampaikan jubir Istana,” kata juru bicara Kemnlu, Lalu M Iqbal, kepada wartawan, Kamis 29 Februari 2024.

Pihak Istana juga sudah membantah isu Presiden Jokowi mengirim utusan untuk menjalin komunikasi dengan Israel terkait rencana normalisasi hubungan diplomatik. Kemlu menegaskan Menlu Retno Marsudi selalu selalu bertindak sesuai dengan arahan Jokowi.

“Semua yang dilakukan Menlu selalu sesuai arahan Presiden. Menlu juga selalu melaporkan setiap selesai kegiatan yang beliau hadiri atau kejadian-kejadian penting di dunia yang perlu menjadi perhatian Presiden,” ujar Lalu.

“Simbol diplomasi adalah Presiden dan Menlu,” imbuhnya.

Istana sebelumnya buka suara soal pemberitaan media asing yang menyatakan Indonesia berencana menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Istana membantah kabar tersebut.

Salah satu media asing, Jewish Insider, menuliskan bahwa Israel dan Indonesia berencana mengumumkan normalisasi hubungan diplomatik. Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana, menegaskan seluruh narasi yang diberitakan dalam media asing tersebut tidak benar.

Ari juga membantah isu Presiden Jokowi mengirim utusan untuk menjalin komunikasi dengan Israel terkait rencana normalisasi hubungan diplomatik.

“Informasi yang disampaikan itu sama sekali tidak benar. Tidak benar Presiden sampai mengirim utusan khusus untuk berbicara dengan Israel,” kata Ari kepada wartawan, Kamis 29 Februari 2024.

Berita Terkait

Update Korban Banjir dan Longsor Sumut Bertambah: 32 Orang Meninggal, Ribuan Mengungsi

Farid Bima

Turut Serta Dalam Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir Yosua, Kuat Ma’ruf Dituntut 8 Tahun Penjara oleh JPU

Farid Bima

Mabes TNI: Pasukan Sudah Distribusikan 2.190 Ton Bantuan Logistik ke Lokasi Bencana Pulau Sumatera

Farid Bima

Leave a Comment