Bos KSP Indosurya Henry Surya Ditahan Bareskrim Polri Kasus Pencurian Uang

0

Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Robertus Yohanes Dedeo mengatakan Henry resmi ditetapkan sebagai tersangka dari hasil gelar perkara yang telah dilakukan penyidik”

Pendiri KSP Indosurya Henry Surya. (Istimewa)

Mata-Hukum, Jakarta – Bareskrim Polri resmi menahan Henry Surya dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan pemalsuan dokumen kasus Koperasi Simpan Pinjam atau KSP Indosurya.

Pendiri KSP Indosurya, Henry Surya berbaju tahanan saat Konprensi oleh Divisi Humas Mabes Polri. (Istimewa)


“13 Maret 2023 penyidik telah menentukan atau menetapkan HS sebagai tersangka. Pada 14 maret, penyidik menangkap HS di Residen Kuningan Jaksel dan penyidik tentu menerapkan pasal yang berbeda dengan yang penanganan sebelumnya,” ujar Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers, pada Kamis 16 Maret 2023.

“Henry akan ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri selama dua puluh hari ke depan,” ujar Ramadhan.

Pendiri KSP Indosurya, Henry Surya berbaju tahanan saat Konprensi oleh Divisi Humas Mabes Polri. (Istimewa)

Seperti diketahui, penetapan tersangka ini menjadi babak baru bagi Henry Surya setelah dia divonis lepas oleh pengadilan dalam kasus penggelapan dana nasabah KSP Indosurya.

Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Robertus Yohanes Dedeo mengatakan Henry resmi ditetapkan sebagai tersangka dari hasil gelar perkara yang telah dilakukan penyidik.

Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Robertus Yohanes Dedeo. (Istimewa)

Henry Surya ditetapkan sebagai tersangka setelah Bareskrim Polri membuka lagi penyidikan kasus Indosurya, usai Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan vonis lepas para terdakwa kasus itu.

Penyidikan kali ini terkait dengan dugaan tindak pidana menempatkan dan/atau memberikan keterangan palsu dalam akta autentik, serta mempergunakan surat palsu dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Para nasabah korban KSP Indosurya melakukan aksi demo di depan Pengadilan Negeri Jakarta Barat. (Istimewa)

Para petinggi yang divonis lepas itu adalah Ketua KSP Indosurya Henry Surya dan Direktur Keuangan June Indria. Kasus ini merugikan 23 ribu orang dengan total kerugian mencapai Rp106 triliun.

June divonis lepas lebih dulu pada Rabu (18/1) di Pengadilan Negeri (PN Jakarta Barat). Kemudian, Henry menyusul divonis lepas oleh PN Jakbar pada hari ini, pada Selasa 24 Januari 2023 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *