09.09.2026
Mata Hukum
Home » DPR Tekankan Dialog Lintas Peradaban pada Forum Perdamaian Dunia ke-9 di Jakarta
NewsPolitik

DPR Tekankan Dialog Lintas Peradaban pada Forum Perdamaian Dunia ke-9 di Jakarta

“WWakil Ketua DPR, Adies Kadir: Dialog adalah jalan untuk menyelesaikan konflik secara damai dan membangun saling pengertian di antara kelompok yang berbeda. Kita tidak boleh membiarkan agama digunakan sebagai pembenaran untuk kekerasan”

Mata Hukum, Jakarta — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, Dr Adies Kadir, membuka Forum Perdamaian Dunia ke-9 yang berlangsung di Jakarta pada 9–11 November 2025.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, Dr Adies Kadir

Hal iitu terlihat pada unggahan media sosial instagram pribadinya pada, Selasa 11 November 2025.

Sebagai informasi, forum tersebut mempertemukan tokoh nasional dan internasional dari berbagai latar belakang politik, agama, dan budaya untuk memperkuat komitmen global terhadap perdamaian.

Dalam sambutannya, Adies Kadir mengungkapkan bahwa forum ini memiliki peran penting sebagai ruang strategis untuk merespons meningkatnya konflik bersenjata.

Tidak hanya itu lanjut Wakil Ketua Umum Golkar itu, ketegangan geopolitik, dan krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia penting kita bahas dalam forum ini.

“Dalog lintas peradaban menjadi kunci dalam menumbuhkan toleransi dan mencegah kekerasan”, tegas Adies.di World Peace Forum ke 9, di Jakarta pada, 10 November 2025 kemarin.

Dialog kata Adies Kadir yang juga akrab disapa AKA itu adalah jalan untuk menyelesaikan konflik secara damai dan membangun saling pengertian di antara kelompok yang berbeda. Kita tidak boleh membiarkan agama digunakan sebagai pembenaran untuk kekerasan.

Forum tahun ini mengusung tema “Considering Wasatiyyat and Tiong Hua for Collaboration”, yang menggali kontribusi nilai Islam Wasatiyyat dan tradisi pemikiran Tiong Hoa dalam membangun kehidupan global yang adil dan harmonis. Penyelenggaraan forum merupakan kolaborasi antara Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) dan Cheng Ho Multi Culture and Education Trust.

Adies menegaskan bahwa DPR RI mendukung penuh penyelenggaraan Forum Perdamaian Dunia dan akan terus memperkuat diplomasi parlemen sebagai upaya mendorong penyelesaian konflik secara damai. Ia berharap forum ini mampu memperkuat kesadaran kolektif serta menjadi landasan kerja sama internasional yang berkelanjutan.

Forum turut dihadiri tokoh-tokoh dunia, termasuk Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, mantan Presiden Kosovo Atifete Jahjaga, serta perwakilan dari Al-Azhar, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan Religions for Peace Asia.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti rangkaian diskusi, panel tematik, dan penyusunan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat perdamaian, keadilan, dan keberagaman di tingkat global.

Berita Terkait

Kapolres Jakarta Selatan Bantah Terima Rp400 Juta Kasus Pemerasan yang Libatkan AKBP Bintoro dan AKBP Gogo Galesung

Farid Bima

Dari Gaza ke Teluk Persia: Membaca Geopolitik Konflik Israel–Iran dan Masa Depan Palestina

Farid Bima

KPK Periksa Anggota DPR RI Heri Gunawan dan Satori Terkait Korupsi CSR Bank Indonesia

Farid Bima

Leave a Comment