“Dubes Junimart: Pertemuan dengan Diaspora Indonesia di kantor pusat FAO – mempererat silaturahmi dan mendengar langsung aspirasi masyarakat Indonesia yang berkarya di lingkungan organisasi internasional di Roma”
Mata Hukum, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono didampingi Duta Besar RI Roma melakukan rangkaian kunjungan kerja ke Roma, Italia,


Kunker tersebut dalam rangka menghadiri Sidang ke-37 Committee on Fisheries (COFI 37) dan Small Scale Fisheries 2026 (SSF 2026) yang diselenggarakan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) pada 6-11 September 2026.

Dikutip dari laman Instagram KBRI Roma pada,Rabu 9 September 2026, Dalam kunjungan ini, Menteri KP RI mengikuti sejumlah agenda penting:

Sesi Small Scale Fisheries 2026 – menyuarakan komitmen Indonesia dalam pemberdayaan nelayan skala kecil dan perikanan artisanal sebagai tulang punggung ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional, khususnya inisiatif strategis “Desa Nelayan Merah Putih”.

Opening Plenary COFI 37 – menghadiri pembukaan resmi sidang tertinggi FAO di bidang perikanan yang mempertemukan para menteri dan delegasi dari seluruh dunia.

High Level Lunch bersama Direktur Jenderal FAO, Dr. QU Dongyu – memperkuat mitra strategis Indonesia dengan FAO

Pertemuan Bilateral dengan Dirjen FAO membahas kerjasama teknis dan implementasi kebijakan perikanan berkelanjutan Indonesia.

Pertemuan dengan Diaspora Indonesia di kantor pusat FAO – mempererat silaturahmi dan mendengar langsung aspirasi masyarakat Indonesia yang berkarya di lingkungan organisasi internasional di Roma.

Kebijakan Perikanan Indonesia yang Diusung:
+Desa Nelayan Merah Putih
Pengelolaan perikanan berkelanjutan dengan teknologi ramah lingkungan
+Pemberdayaan nelayan skala kecil dan komunitas lokal
Perlindungan ekosistem laut dan keanekaragaman hayati
Ketahanan pangan dan kesejahteraan generasi mendatang.

