27.6 C
Jakarta
10.03.2026
Mata Hukum
Home » Ingat Hasan Nasbi yang Kontroversi Teror Kepala Babi Redaksi Tempo “Sudah Dimasak Saja,” Kini Mengundurkan Diri Dari Istana
NewsPolitik

Ingat Hasan Nasbi yang Kontroversi Teror Kepala Babi Redaksi Tempo “Sudah Dimasak Saja,” Kini Mengundurkan Diri Dari Istana

Mata Hukum, Jakarta – Hasan Nasbi menyatakan pengunduran dirinya dari posisi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) di Kabinet Merah Putih.

Kepala Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi. (Foto/PCO).

Dia mengatakan, surat pengunduran diri sudah dikirimkan ke Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sejak 21 April 2025.

“Pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada presiden melalui dua orang sahabat baik saya, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet,” ujar Hasan lewat Instagram @totalpolitikcom, dikutip Selasa 29 April 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan juga sudah mengizinkan wartawan untuk mengutip pernyataannya tersebut.

Berawal dari Pernyataan Kontroversial Tanggapi Teror Tempo

Diketahui, isu mengenai mundurnya Hasan Nasbi sudah berembus sejak pernyataan kontroversialnya menanggapi teror kepala babi kepada redaksi Tempo.

Saat itu, Hasan Nasbi mengatakan agar kepala babi tersebut dimasak saja. “Sudah dimasak saja,” kata Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada 21 Maret 2025. Semenjak pernyataannya itu masalah komunikasi dalam Kabinet Merah Putih selalu menjadi bahan perbincangan dan diskusi.

Presiden Prabowo pun mengakui bahwa pernyataan Hasan Nasbi tersebut teledor. “Tapi, bener itu ucapan yang menurut saya teledor, itu ya keliru. Ya, saya kira beliau menyesal,” ungkap Prabowo dalam wawancara bersama pemimpin redaksi media, dikutip dari YouTube Harian Kompas pada 7 April 2025.

Bahkan, Prabowo dalam setiap kesempatan mengatakan bahwa masalah komunikasi dalam kabinetnya adalah kesalahannya. Bantah Mundur Isu mundurnya Hasan Nasbi pun semakin santer terdengar. Tetapi, pada 16 April 2025, Hasan membantah telah mundur dengan mengatakan masih berkantor seperti biasa. “Saya masih ngantor seperti biasa,” ujar Hasan saat itu. Bantahan pun disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya. “Wah isu dari mana, ini masih ngantor seperti biasa, baru saja selesai rapat bareng,” ujar Teddy di hari yang sama.

Namun, pada 17 April 2025, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mensesneg Prasetyo Hadi sebagai Juru Bicara (Jubir) Presiden. Namun, dia memastikan bahwa penunjukan ini tidak diikuti oleh pelantikan.

“Enggak, enggak perlu dilantik. Kita semua diharapkan menjadi juru bicara ya, terutama kalau saya posisi sebagai Mensesneg diminta juga untuk ikut aktif,” kata Prasetyo saat itu. Dia juga mengatakan, sejatinya tugas sebagai juru bicara tidak ada bedanya dengan tugas Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) yang dikepalai Hasan Nasbi

Selain itu, Prasetyo juga menegaskan bahwa PCO tetap bekerja sebagai Jubir Kepresidenan.

Berita Terkait

Danrem 172 PWY Brigjen TNI Dedi Hardono Buka Kompetisi Liga Topskor U-15 Papua

Farid Bima

Presiden Prabowo Siapkan Lahan di Pusat Kota Kawasan Bundaran HI untuk Gedung MUI

Farid Bima

Lebih Fantastis daripada Kasus ASABRI, Kasus Timah Rugikan Negara hingga Rp271 Triliun

Farid Bima

Leave a Comment