JPU Ajukan Banding atas Vonis 20 Tahun Terdakwa Pembunuhan 4 Anggota TNI di Posramil Kisor

0

“Putusan tersebut dibacakan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sorong, pada Jumat 3 Februari 2023”

Terduga pelaku penyerangan terhadap Pos Koramil Kisor (Instagram/brimob_papuabarat)

Mata-Hukum, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sorong menjatuhkan vonis 20 tahun penjara terhadap Melkyas Ky. Terdakwa terbukti bersalah membunuh 4 anggota TNI Pos Koramil Kisor di Papua Barat pada tanggal 2 September 2022 lalau. Putusan tersebut dibacakan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sorong, pada Jumat 3 Februari 2023.

Suasana Makodim 1809/Maybrat pasca kejadian penyerangan Posramil Mare(Maichel KOMPAS.com)

Tim Kuasa Hukum, Advokat Paham Papua Yohanis Mambrasar mengatakan, dalam putusannya mejelis hakim berpendapat bahwa Melkyas Ky terbukti bersalah.

“Hakim berpendapat dia (Melkyas) terlibat dalam pembunuhan empat anggota TNI Pos Koramil Kisor dimaksud dengan melanggar Pasal 340 jo 55 ayat (1) ke 1 KUHP, ” kata Yohanis Mambrasar kepada wartawan

Prajurit gabungan TNI-Polri menangkap dua DPO dan pelaku penyerangan di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Selasa 28 September 2021. (Foto: istimewa)

Atas vonis tersebut, Yohanis mengaku kecewa. Ia menilai, putusan majelis sangat tidak adil. Pasalnya keputusan yang dibuat tidak berdasarkan prinsip keadilan hukum dan tidak mengandung rasa keadilan masyarakat.

“Kami melihat dalam pengambilan keputusan perkara ini majelis hakim tidak jeli, tidak kritis, dan tidak jujur,” ujarnya.

Diketahui atas putusan Majelis Hakim ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eko Nuryanto mengajukan banding. Sebab pada sidang tuntutan, JPU mengajukan tuntutan penjara seumur hidup terhadap Melkyas Ky.

Empat Personel TNI Gugur

Kasus penyerangan Posramil Kisor di Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat terjadi hampir 2 tahun lalu, tepatnya 2 September 2021.

Sebanyak empat personel TNI gugur dalam insiden penyerangan tersebut. Mereka adalah Serda Amrosius, Praka Muhammad Dhirhamsyah, Pratu Zul Ansar, dan Lettu Inf Dirman. Sedangkan dua orang personel lainnya, yakni Sertu Juliano dan Pratu Ikbal mengalami luka berat.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa, membenarkan adanya penyerangan di Posramil Kisor di Papua Barat yang diduga dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris.

“Kamis 2 September 2021dini hari terjadi penyerangan terhadap Pos Koramil Persiapan Distrik Maybrat Selatan, diduga ini dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris yang menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan anggota kami empat orang gugur, dua luka dan lima orang selamat,” ujar Pangdam kala itu. Penyerang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang.

Dari berbagai sumber/matahukum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *