Kejaksaan Agung Periksa Dirut PT Aplikasi Lintasarta Terkait Korupsi BAKTI di Kementerian Kominfo

0

“Untuk diketahui pada Rabu kemarin tim penyidik pada Jampidsus juga melakukan pemeriksaan terhadap Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate terkait korupsi ditubuh Kominfo”

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (tengah) memberikan keterangan pers usai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung RI. (Istimewa)

Mata-Hukum, Jakarta – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) setelah melakukan pemeriksaan terhadap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate pada Rabu kemarin, hari Kamis 16 Maret 2023 kembali memeriksa 8 orang saksi.

Arya Damar (AD) selaku Direktur Utama (Dirut) PT Aplikanusa Lintasarta. (Istimewa)

Para saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana. (Istimewa)

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana melalui siaran persnya, pada Kamis 16 Maret 2023.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (Istimewa)

Dalam kesempatan tersebut Ketut menjelaskan dari 8 saksi yang diperiksa tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) diantaranya Arya Damar (AD) selaku Direktur Utama (Dirut) PT Aplikanusa Lintasarta.

Gedung Kejaksaan Agung RI. (Matahukum/ Farid)

Berikut deretan inisial para saksi yang diperiksa yaitu:

  1. F selaku Procurement PT Aplikanusa Lintasarta.
  2. HH selaku Staf Divisi Lastmile Backhaul Direktur Infrastruktur BAKTI.
  3. AA selaku Steering Committee PT Aplikanusa Lintasarta.
  4. MFM selaku Kepala Divisi Lastmile dan Backhaul BAKTI.
  5. MU selaku Project Director PT IBS.
  6. Arya Damar (AD) selaku Direktur Utama PT Aplikanusa Lintasarta.
  7. IABB selaku Person in Charge (PIC) Ariba BAKTI.
  8. M selaku Karyawan Huawei.
    Adapun kedelapan orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022 atas nama Tersangka AAL, Tersangka GMS, Tersangka YS, Tersangka MA, dan Tersangka IH.
    Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *