MA Perintahkan Jaksa Sita Tambang Triliunan Rupiah Milik Heru Hidayat Kasus Korupsi Jiwasraya

0

“Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana: Aset milik terpidana Heru Hidayat yang dilakukan sita eksekusi berupa seluruh areal tambang yang berada di PT Gunung Bara Utama (GBU) seluas 5.350 hektare area”

Terpidana korupsi Jiwasraya, Heru Hidayat berbaju tahanan dikawal petugas kejaksaan menuju mobil tahanan. (Istimewa)

Mata-Hukum, Jakarta – Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi perusahaan tambang PT Gunung Bara Utama atas penyitaan yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung). PT Gunung Bara Utama merupakan milik terpidana korupsi Jiwasraya, Heru Hidayat.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana. (Istimewa)


Kasus bermula saat Heru dihukum penjara seumur hidup di kasus korupsi Jiwasraya. Lalu Kejagung menyita tambang PT Gunung Batu Bara Utama seluas 5.350 hektare yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

Terpidana korupsi Jiwasraya, Heru Hidayat berbaju tahanan dikawal petugas kejaksaan menuju mobil tahanan. (Istimewa)

“Aset milik terpidana Heru Hidayat yang dilakukan sita eksekusi berupa seluruh areal tambang yang berada di PT Gunung Bara Utama (GBU) seluas 5.350 hektare area yang di dalamnya, termasuk area produksi tambang, terminal khusus (jetty), seluruh stockpile dan area perkantoran,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis pada Mei 2022 lalu.

Gedung Mahkamah Agung RI. (Istimewa)

PT Gunung Bara Utama tidak terima dan melakukan perlawanan hingga MA. Apa kata MA?

“Pemohon keberatan/termohon kasasi (PT Gunung Bara Utama-red) bukan merupakan pihak ketiga yang beritikad baik. Menetapkan dan memerintahkan pemohon kasasi (jaksa-red) untuk tetap menyita barang-barang milik termohon kasasi,” demikian bunyi putusan MA yang dilansir website-nya, pada Jumat 17 Februari 2023.

Hakim Agung Desnayeti selaku ketua Majelis persidangan. (Istimewa)

Duduk sebagai ketua majelis Desnayeti dengan anggota Soesilo dan Agustinus Purnomo Hadi. Putusan itu diketok pada Rabu 15 Februari 2023 lalu dengan panitera pengganti Liza Utari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *