Meksiko Memanas Pasca Penangkapan Anak Gembong Narkoba El Chapo

0

Penumpang di bandara Culiacan seketika panik ketika baku tembak pecah antara aparat dan kartel Sinaloa, Kamis (5/1), tak lama setelah putra El Chapo ditangkap. (AFP/Alfredo Estrella)

Mata-Hukum: Baku tembak antara pasukan militer dan gangster pengedar narkoba meletus di bandara Kota Culiacan, Meksiko, pada Kamis (5/1) waktu setempat usai penangkapan putra gembong narkoba El Chapo, Ovidio Guzman, pekan ini. Sejumlah saksi mata mengungkapkan detik-detik mencekam saat baku tembak di bandara tersebut.

Diceritakan oleh David Tellez, insiden baku tembak tersebut beberapa saat usai pesawat militer Meksiko mendarat di bandara tak jauh dari pesawat penumpang Aeromexico yang ia tumpangi bersama sang anak. Tellez saat itu tengah dalam perjalanan untuk liburan bersama sang istri, dan tiga anaknya menumpang pesawat Aeromexico, seperti diberitakan Reuters.

Ia kemudian menuturkan diberitahu anaknya dari dalam kabin pesawat bahwa ada pesawat militer Meksiko baru saja mendarat. Sejurus kemudian, terjadi baku tembak di bandara tersebut. “Ketika akan lepas landas, kami mendengar letusan senjata api beberapa kali dan amat dekat dengan pesawat. Kami pun langsung tiarap,” kata Tellez.

Baku tembak itu diduga sebagai buntut dari penangkapan terhadap Ovidio Guzman, putra raja kartel narkoba Sinaloa, El Chapo. Sementara pihak Aeromexico pun segera mengeluarkan pernyataan bahwa tak ada satu pun penumpang terluka dalam insiden baku tembak di bandara itu.

Terkait peristiwa baku tembak itu, bandara Culiacan pun sempat ditutup setelah insiden tersebut. Pihak keamanan Meksiko juga menggelar patroli di Kota Culiacan. Tellez sendiri mengaku kaget berada dalam situasi mencekam di tengah baku tembak saat sudah berada di dalam kabin pesawat.

Meski demikian, ia sudah sempat curiga ketika keamanan bandara meminta para penumpang cepat-cepat masuk ke dalam pesawat dan melihat sejumlah blokade ketika sampai bandara pada pukul 08.24 waktu setempat. “Pihak otoritas tak mengatakan apapun saat itu,” ujar Tellez.

Tellez mengaku bersembunyi di dalam toilet pesawat bersama anak istrinya saat mendengar kabar bahwa salah satu anggota gangster Sinaloa ada di dalam kabin yang mereka tumpangi. Belakangan ia mengetahui bahwa kabar itu hoaks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *