14.05.2026
Mata Hukum
Home » Ormas Gerakan Rakyat Resmi Dideklarasikan Menjadi Partai Politik
NewsPolitik

Ormas Gerakan Rakyat Resmi Dideklarasikan Menjadi Partai Politik

“Partai Gerakan Rakyat berharap agar Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang”

Mata Hukum, Jakarta – Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik.

Anies Rasyid Baswedan

Resmi dideklarasikan bernama Partai Gerakan Rakyat, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Minggu 18 Januari 2026.

Pimpinan Sidang Rakernas Gerakan Rakyat Muhammad Ridwan mengatakan, keputusan mendirikan partai politik itu adalah hasil musyawarah mufakat seluruh peserta Rakernas yang mewakili Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat dari seluruh provinsi di Indonesia

“Setelah bermusyawarah dan akhirnya mencapai kata mufakat dari seluruh peserta Rapat Kerja Nasional pertama Gerakan Rakyat pada sidang pleno pertama untuk menetapkan sebagai berikut,” ujar Ridwan dikutip dari siaran langsung YouTube Gerakan Rakyat. Pada, Minggu 18 Januari 2026.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid (kedua kiri) bersama Anggota Kehormatan Anies Baswedan (tengah), Ketua Dewan Pakar Sulfikar Amir (kiri), Sekjen M. Ridwan (kedua kanan), dan Bendahara Umum Prita Subono (kanan) secara simbolik membuka Rakernas I 2026 Gerakan Rakyat di Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Rakernas tersebut diisi dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat periode 2025-2030 sekaligus penyampaian orasi kebangsaan dari Anies Baswedan dengan tema “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/bar

“Perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai politik dengan nama Partai Gerakan Rakyat. Setuju?” Sambungnya.

Peserta Rakernas Gerakan Rakyat kompak menjawab “setuju”.

Ridwan mengungkapkan, kesepakatan tersebut tercapai karena seluruh jajaran Gerakan Rakyat berkeyakinan bahwa perjuangan mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat membutuhkan langkah politik yang terorganisasi dan berkelanjutan.

Sahrin Hamid jadi Ketum Partai Gerakan Rakyat Dalam Rakernas tersebut, Gerakan Rakyat juga menetapkan Sahrin Hamid sebagai ketua umum partai untuk masa bakti 2026–2031. Sahrin juga diminta untuk segera membentuk dan menyempurnakan struktur organisasi Partai Gerakan Rakyat di seluruh wilayah Indonesia.

“Ketiga, mengamanatkan kepada Ketua Umum terpilih Partai Gerakan Rakyat, Saudara Sahrin Hamid, untuk membentuk, melengkapi, dan menyempurnakan struktur organisasi Partai Politik Gerakan Rakyat di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan visi, misi, prinsip, dan karakter Gerakan Rakyat,” ujar Ridwan.

Ridwan menegaskan, seluruh keputusan tersebut telah disahkan dan ditandatangani dalam berita acara pimpinan sidang. “Dengan demikian sah Bung Sahrin Hamid sebagai Ketua Partai Politik Gerakan Rakyat,” pungkasnya.

Partai Gerakan Rakyat berharap agar Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang.

Gerakan Rakyat mengusung nilai Panca Dharma sebagai fondasi ideologis partai, yakni religius, nasionalis-kerakyatan, karsa kesatria, kasih sayang, dan integritas moral. Nilai-nilai tersebut akan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan dan strategi politik ke depan.

Juru Bicara Partai Gerakan Rakyat, Angga Putra Fidrian, menambahkan bahwa keputusan perubahan status dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan demokratis.

“Proses e-voting ini mencerminkan kehendak mayoritas anggota, sekaligus komitmen kami terhadap demokrasi terbuka,” katanya.

Gerakan Rakyat Ingin Anies Baswedan Jadi Presiden

Partai Gerakan Rakyat berharap agar Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang.

Partai Gerakan Rakyat berharap agar Anies Rasyid Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia di masa mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, saat menyampaikan pidato perdana usai ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri menjadi partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat, Minggu 18 Januari 2026.

“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Sahrin dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta, Jakarta, disiarkan langsung lewat kanal YouTube Gerakan Rakyat, pada Minggu 18 Januari 2026.

Sahrin menegaskan, deklarasi Partai Gerakan Rakyat adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan alat perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Berita Terkait

Longsor Timbun 8 Warga di Bogor, 1 Ditemukan Meninggal dan 3 Korban Masih dalam Pencarian

Farid Bima

BI Dan Bank Korea Perpanjang Perjanjian BCSA

Setyo

Hari Ini Wilayah Indonesia Panas Mendidih, Simak Penjelasan BMKG

Farid Bima

Leave a Comment