Pamer Kemesraan Xi Jinping saat Jamu Presiden Iran Ebrahim Raisi

0

“Ini adalah kunjungan kenegaraan pertama oleh seorang presiden Iran ke China dalam lebih dari 20 tahun. Raisi disambut oleh Xi di karpet merah”

Presiden Iran Ebrahim Raisi bertemu rekannya Presiden China Xi Jinping. (Reuters)

Mata-Hukum, Jakarta – Presiden Iran Ebrahim Raisi bertemu rekannya Presiden China Xi Jinping, pada Selasa 14 Februari 2023. Pertemuan dilakukan di tengah kunjungan tiga hari delegasi Iran ke China untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi kedua negara.

Presiden China Xi Jinping. (Istimewa)


Raisi dilaporkan membawa delegasi besar ke Beijing, termasuk kepala bank sentral, menteri perminyakan-pertambangan dan wakil menteri luar negeri urusan nuklir. Diperkirakan, kedua negara akan menandatangani sejumlah “dokumen kerja sama”.

“Ini adalah kunjungan kenegaraan pertama oleh seorang presiden Iran ke China dalam lebih dari 20 tahun. Raisi disambut oleh Xi di karpet merah, setelah itu dia memeriksa personel militer China,” tulis AFP.

Presiden Iran Ebrahim Raisi . (AFP/ATTA KENARE)

Iran dan China memiliki ikatan ekonomi yang kuat seperti di bidang energi, pertanian, perdagangan, dan investasi. Pada 2021 keduanya menandatangani “pakta kerja sama strategis” selama 25 tahun.

Kedua negara juga dekat karena sama-sama menghadapi tekanan dari negara-negara Barat. Ini terkait posisi mereka soal serangan Rusia ke Ukraina, yang sudah hampir setahun terjadi.

Presiden Iran Ebrahim Raisi bertemu rekannya Presiden China Xi Jinping. (Reuters)

Perlu diketahui, Iran sudah berada di bawah sanksi ketat AS karena program nuklirnya. China sendiri bersitegang dengan AS cs karena sejumlah hal mulai dari hak asasi manusia (HAM), perdagangan, Covid-19, teknologi, hinna yang terbaru kisruh balon mata-mata yang diklaim Paman Sam milik Beijing.

“China dan Iran menikmati persahabatan tradisional, dan merupakan pilihan strategis kedua belah pihak untuk mengkonsolidasikan dan mengembangkan hubungan China-Iran,” kata Juru bicara kementerian luar negeri China Wang Wenbin.

“Beijing ingin memainkan peran konstruktif dalam meningkatkan persatuan dan kerja sama negara-negara di Timur Tengah dan mempromosikan keamanan dan stabilitas kawasan”, tambahnya.

Mengutip IRNA, China adalah mitra dagang terbesar Iran, dalam 10 bulan terakhir. Ekspor Teheran ke Beijing mencapai $12,6 miliar, sementara itu mengimpor barang senilai $12,7 miliar dari China.

Sementara itu, kunjungan ini dilakukan Raisi setelah mengumumkan kemenangan pemerintah atas gerakan protes nasional yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini, 22 tahun. Kematian Amini setelah penangkapan oleh polisi syariat karena tak berpakaian sesuai aturan Iran, telah menimbulkan kerusuhan di negara itu beberapa bulan terakhir.

Pihak berwenang mengatakan ratusan orang, termasuk puluhan personel keamanan, tewas dan ribuan ditangkap selama protes. Pengadilan telah menghukum mati 18 orang sehubungan dengan protes tersebut, menurut penghitungan AFP berdasarkan pengumuman resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *