Para Komandan Militer Ukraina Bertekad Pertahankan Bakhmut Berperang Lawan Upaya Pengepungan Pasukan Rusia

0

“Pasukan Ukraina terus mempertahankan kota Bakhmut yang terkepung, karena kepala pasukan tentara bayaran Wagner Rusia mengatakan posisi pasukannya bisa dalam bahaya karena kekurangan amunisi”

Artileri Ukraina menembakkan howitzer meriam 152 mm di garis depan dekat Kota Bakhmut, di wilayah Donetsk Ukraina timur, pada 31 Oktober 2022, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Foto: AFP)

Mata-Hukum, Jakarta – Para pemimpin militer Ukraina menyatakan tekad untuk mempertahankan Kota Bakhmut.

Mengingat, pasukan Rusia kini merambah kota timur yang hancur yang telah mereka coba rebut selama enam bulan.

Gedung apartemen rusak akibat pertempuran di kota garis depan Bakhmut, wilayah Donetsk, Ukraina, 19 Februari 2023. Foto/REUTERS/Yevhen Titov

Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan telah membahas operasi Bakhmut, pada Senin 6 Maret 2023 dengan kepala staf umum dan komandan pasukan darat.

Dilansir Al Jazeera, penembakan Rusia yang intens menargetkan kota di wilayah Donetsk dan desa-desa terdekat saat Moskow menekan serangan tiga sisi untuk mencoba menghabisi perlawanan Bakhmut.

Prajurit Brigade Kholodny Yar ke-93 mempersiapkan mortir MO-1220-RT buatan Prancis pada Jumat 3 Maret 2023, dalam upaya mempertahankan Kota Bakhmut dari Rusia. Para pemimpin militer Ukraina menyatakan tekad untuk mempertahankan Bakhmut. (General Staff of the Armed Forces of Ukraine)

Kota-kota terdekat Chasiv Yar dan Kostiantynivka diserang dengan hebat, merusak mobil dan rumah, serta memicu kebakaran.

Polisi dan sukarelawan mengevakuasi orang-orang dari Chasiv Yar dan kota-kota garis depan lainnya.

Pasukan Ukraina Pertahankan Bakhmut yang Terkepung

Prajurit menembakkan howitzer 152-mm 2A36 mereka dari posisi mereka ke pasukan Ukraina di lokasi yang dirahasiakan di Republik Rakyat Donetsk, Ukraina timur, Selasa, 11 Oktober 2022.(AP PHOTO/ALEXEI ALEXANDROV)

Pasukan Ukraina terus mempertahankan kota Bakhmut yang terkepung, karena kepala pasukan tentara bayaran Wagner Rusia mengatakan posisi pasukannya bisa dalam bahaya karena kekurangan amunisi.

Pertempuran Bakhmut yang masih berada di bawah kendali Kyiv, telah berkecamuk yang membuat ribuan orang tewas dan ratusan bangunan runtuh atau hangus.

Selain itu, beberapa warga sipil yang tersisa telah dikurung di ruang bawah tanah selama berbulan-bulan tanpa aliran air, listrik atau gas.

General Staff of the Armed Forces of Ukraine.
Pasukan Ukraina bertahan di Kota Bakhmut, meski Wagner Rusia mengklaim telah mengepung Kota Bakhmut dan memblokir akses masuk dan keluar. Pasukan Ukraina terus mempertahankan kota Bakhmut yang terkepung.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menginstruksikan tentara untuk mencari pasukan guna memperkuat pertahanan kota yang diperangi itu.

“Saya mengatakan kepada Kepala Staf untuk mencari pasukan yang tepat untuk membantu orang-orang di Bakhmut.”

“Tidak ada bagian dari Ukraina yang dapat dikatakan dapat ditinggalkan,” ungkap Volodymyr Zelensky dalam pidato, seperti diberitakan The Guardian, pada Selasa 7 Maret 2023.

Pertempuran di Wilayah Bakhmut

Pukul Mundur Pasukan Rusia, Ukraina Rebut Kembali Desa-desa Dekat Kharkiv. FOTO/Reuters

Pasukan Ukraina masih berperang melawan upaya pengepungan Bakhmut.

Sementara itu, Washington mengatakan bahwa bahkan jika kota timur itu jatuh ke dalam serangan Rusia, itu tidak akan memberikan momentum bagi Moskow dalam perang.

Dikutip dari Reuters, Rusia mencoba mengepung Bakhmut untuk mengamankan apa yang akan menjadi keuntungan besar pertamanya dalam lebih dari setengah tahun.

Tentara Ukraina di atas kendaraan lapis baja. (Foto: AFP)

Setelah kemenangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir, pasukan Ukraina telah memperkuat posisi di barat Bakhmut sebagai persiapan untuk kemungkinan mundur.

Pertempuran sengit telah menghabiskan cadangan artileri kedua belah pihak, dengan ribuan peluru ditembakkan setiap hari di sepanjang front timur dan selatan.

Di sisi lain, sekutu Eropa Kyiv sedang mengerjakan kesepakatan untuk mendapatkan lebih banyak amunisi untuk pertarungan.

Dalam tanda terbaru perseteruan antara militer Rusia dan tentara swasta Wagner yang memimpin serangan Bakhmut, bos Wagner meminta lebih banyak amunisi dan mengatakan ajudannya telah dilarang masuk ke markas operasional militer.

Berbicara kepada wartawan di Timur Tengah, Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, mengatakan dia tidak akan memprediksi kapan atau apakah pasukan Ukraina akan meninggalkan kota itu.

Namun, kata dia, kejatuhannya tidak berarti bahwa Rusia telah mengubah gelombang pertempuran ini.

“Saya pikir ini lebih merupakan nilai simbolis daripada nilai strategis dan operasional,” papar Austin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *