14.05.2026
Mata Hukum
Home » Pejabat Iran: Amerika Serikat “Bajak Laut” Berkapal Induk
DuniaNews

Pejabat Iran: Amerika Serikat “Bajak Laut” Berkapal Induk

“Merujuk pada penembakan jatuh pesawat F-15E milik AS bulan lalu, Rezaee memberi peringatan untuk kapal induk AS. “Bersiaplah untuk menghadapi kuburan kapal induk dan pasukan Anda, seperti puing-puing pesawat Anda yang tertinggal di Isfahan,”

Mata Hukum, Jakarta – Mohsen Rezaee, sekretaris Dewan Kebijaksanaan Teheran, Iran mengancam akan mengubah jalur air tersebut menjadi “kuburan” kapal induk dan pasukan Amerika Serikat (AS).

Mohsen Rezaee, sekretaris Dewan Kebijaksanaan Teheran, Iran

Hal ttersebut disampaikan oleh Mohsen Rezaee, yang juga mantan komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam sebuah pernyataan di X, dikutip dari Al Jazeera pada, Senin 4 Mei 2026.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan menengok pasukan militer Amerika Serikat yang sedang bertugas di Irak

Dalam kesempatan tersebut, Mohsen Rezaee juga menyamakan pasukan AS yang memblokade Selat Hormuz dengan “bajak laut”

“AS adalah satu-satunya bajak laut di dunia yang memiliki kapal induk,” kata Rezaee

“Kemampuan kita untuk menghadapi bajak laut tidak kalah dengan kemampuan kita untuk menenggelamkan kapal perang,” lanjutnya.

Merujuk pada penembakan jatuh pesawat F-15E milik AS bulan lalu, Rezaee memberi peringatan untuk kapal induk AS. “Bersiaplah untuk menghadapi kuburan kapal induk dan pasukan Anda, seperti puing-puing pesawat Anda yang tertinggal di Isfahan,” tegas dia.

Presiden Trump sebut aksi militer AS sebagai bajak laut

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada, Jumat 1 Mei 2026 membanggakan aksi Angkatan Laut (AL) AS di Selat Hormuz yang menurutnya seperti bajak laut. Pernyataan itu disampaikan saat berbicara dalam kampanye di Florida untuk mengibaratkan tindakan penyitaan kapal di tengah konflik dengan Iran.

“Kami… Mendarat di atasnya dan kami mengambil alih kapal itu. Kami mengambil alih kargo, merebut minyak. Ini bisnis yang sangat menguntungkan,” ujar Trump, dikutip pada, Senin 4 Mei 2026.

Ia kemudian menambahkan, “Kami seperti bajak laut,” lalu disambut sorak sorai pendukungnya. “Kami agak seperti bajak laut, tetapi kami tidak bermain-main,” lanjut Trump. Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait blokade Selat Hormuz. Para ahli hukum sebelumnya menyuarakan kekhawatiran atas langkah Iran yang menutup jalur penting distribusi minyak dan gas dunia itu.

Penutupan tersebut dilakukan Teheran setelah dimulainya serangan udara gabungan Amerika dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Washington kemudian blokade pelabuhan-pelabuhan Iran setelah pembicaraan damai di Pakistan gagal mencapai kesepakatan.

Berita Terkait

Pilu di Bulan Ramadan! Rumah & Mobil Warga Palestina Dibakar Pemukim “Penjajah Zionis Israel”

Farid Bima

Hakim MK Guntur Hamzah Terbukti Ubah Substansi Putusan Sidang, Zico Leonard: DPR Harusnya Malu

Farid Bima

Nmax Community Bagikan Al Qur’an Gratis untuk Taman Pengajian Doro Kore Kecamatan Dompu NTB

Farid Bima

Leave a Comment