32.2 C
Jakarta
13.05.2026
Mata Hukum
Home » Pendulang Emas Korban Pembantaian Teroris KKB di Yahukimo Bertambah Jadi 13 Orang
KriminalNews

Pendulang Emas Korban Pembantaian Teroris KKB di Yahukimo Bertambah Jadi 13 Orang

“Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani: Total 13 jenazah telah ditemukan dan 12 jenazah di antaranya telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi. Rencananya 1 jenazah lagi akan dilakukan evakuasi esok hari dikarenakan cuaca,”

Mata Hukum, Jakarta – Pendulang emas yang menjadi korban pembantaian teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua Pegunungan, bertambah menjadi 13 orang.

Hingga saat ini aparat TNI dan Polri telah mengevakuasi 12 jenazah untuk diperiksa.


“Total 13 jenazah telah ditemukan dan 12 jenazah di antaranya telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi. Rencananya 1 jenazah lagi akan dilakukan evakuasi esok hari dikarenakan cuaca,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, pada Minggu 13 April 2025.

Faizal mengatakan jenazah itu ditemukan di berbagai titik. Rinciannya, 2 jenazah ditemukan di Tanjung Pamali, 5 jenazah dari dua titik di Kampung Bingki, 3 jenazah di area 22 pendulangan emas, 1 jenazah dari Muara Kum, 1 jenazah dari Kabupaten Pegunungan Bintang.

“1 jenazah dari area 33 pendulangan emas Yahukimo akan dievakuasi esok hari dikarenakan cuaca,” ungkap Faizal.

Saat ini Tim Dokkes dan DVI Polri telah mengidentifikasi 12 jenazah. Mereka masing-masing bernama Wawan Tangahu, Suardi Laode, Stenli Humena, Yuda Lesmana, Riki Rahmat, Muhammad Arif, Safaruddin, Abdur Raffi Batu Bara, Stefanus Gisbertu, Zamroni, Ariston Kamma, dan Rusli.

“Kami tidak akan berhenti bekerja semaksimal mungkin. Para pelaku akan terus kami kejar dan ditindak tegas sesuai hukum. Aksi keji terhadap warga sipil ini tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Berita Terkait

Panglima TNI: Akan Menelusuri Soal Aksi Oknum TNI yang Todongkan Pistol di Tol Jagorawi

Farid Bima

Kejaksaan Agung Kaji Ekstradisi Jurist Tan, Cheryl Darmadi, dan Riza Chalid

Farid Bima

Kejagung periksa Miss Indonesia 2010 Terkait Kasus Oplosan Pertamax

Farid Bima

Leave a Comment