Perairan Dumai Rawan, Pentingnya Pakai Jasa Ship Guard

0

Mata-Hukum, Dumai — Aksi perampokan dan pencurian kapal marak terjadi dalam beberapa bulan belakangan. Sinyalemen ini disampaikan Ketua Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Kota Dumai, Herman Buchari.

Selama November kemarin terjadi empat perampokan. Yang menjadi sasaran adalah kapal-kapal asing. Akibatnya banyak kapal yang mulai takut masuk Dumai.

“Dampak besar tentunya kepada pelabuhan Dumai,” kata Herman kepada globalriau.com (19/12). Ia meminta otoritas keamanan dan pelabuhan betul-betul menjaga perairan Dumai dari aksi kejahatan agar investasi dan aktivitas pelabuhan Dumai kian meningkat serta tidak memperburuk citra pelabuhan Dumai di mata Internasional.

Pentingnya Ship Guard

Dunia maritim sudah lama mengenal jasa jaga kapal atau ship guard. Petugas jaga umumnya tenaga lokal yang sudah bersertifikasi. Alasannya: mereka lebih mengetahui situasi sekitar, karena biasanya pelaku perampokan dan pencurian kebanyakan berasal dari daerah sekitar.

Jasa jaga kapal (ship guard) diterapkan di banyak negara di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang memiliki kegiatan perdagangan dan pelabuhan yang sibuk. Beberapa negara yang umumnya menerapkan jasa jaga kapal meliputi Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Singapura, dan Selandia Baru, di antara banyak negara lainnya.

Ada beberapa alasan mengapa ship guard dianggap sebagai hal penting dan wajib dilakukan di pelabuhan, antara lain:

  1. Keamanan kapal dan kargo: Kapal-kapal yang berlayar dengan muatan berharga atau sensitif sering menjadi target kejahatan, seperti pencurian, perampokan, atau bahkan terorisme. Dengan menerapkan ship guard yang terlatih dan dilengkapi dengan perlengkapan keamanan, risiko tersebut dapat dikurangi dan kapal serta kargo dapat terlindungi.
  2. Pencegahan kerusuhan dan insiden: Dalam pelabuhan yang sibuk, sering terjadi kerusuhan atau konflik antara awak kapal, pekerja pelabuhan, atau pihak-pihak yang terkait. Keberadaan ship guard dapat membantu mencegah terjadinya keributan, konflik, atau perampokan di dalam atau di sekitar pelabuhan.
  3. Perlindungan terhadap ancaman teroris dan kejahatan lintas negara: Dalam era globalisasi, pelabuhan sering menjadi target utama untuk penyelundupan senjata, narkotika, atau bahan peledak yang dapat digunakan untuk kegiatan terorisme. Ship guard dapat membantu mendeteksi dan mencegah ancaman tersebut sebelum mencapai kapal atau pelabuhan.
  4. Penanganan bencana dan kecelakaan: Ship guard juga memiliki peran penting dalam penanganan bencana atau kecelakaan di pelabuhan atau sekitarnya. Mereka dapat memberikan bantuan dalam upaya evakuasi atau pemadaman api, mengurangi dampak negatif dari bencana atau kecelakaan tersebut.

Dengan demikian, ship guard menjadi penting dan wajib dilakukan di pelabuhan untuk melindungi kapal, kargo, mengamankan kapal di pelabuhan. Dan juga membantu otoritas keamanan untuk mencegah ancaman teroris atau kejahatan lintas negara, serta membantu penanganan bencana atau kecelakaan.

Standar IMO

Aturan internasional yang mewajibkan adanya ship guard adalah Konvensi Internasional tentang Keamanan Kapal dan Fasilitasnya (International Ship and Port Facility Security Code/ISPS Code). Konvensi ini disahkan oleh Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) pada tahun 2002 sebagai langkah untuk meningkatkan keamanan dan perlindungan kapal dan fasilitas pelabuhan internasional.

Status keamanan suatu pelabuhan merujuk pada evaluasi dan penilaian tingkat keamanan yang dilakukan oleh lembaga internasional yang bertujuan untuk melindungi kepentingan keberlangsungan perdagangan dan perlindungan masyarakat di pelabuhan tersebut.

Status keamanan pelabuhan Dumai didasarkan pada implementasi dan kepatuhan terhadap ISPS Code.

Status keamanan suatu pelabuhan dapat bervariasi tergantung pada evaluasi terbaru yang dilakukan oleh lembaga internasional yang ditugaskan untuk memantau implementasi keamanan pelabuhan, seperti regional port security committee yang dipimpin oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan IMO.

jotz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *