14.05.2026
Mata Hukum
Home » PM Italia Bela Paus yang Dikritik Trump: Adalah Benar dan Wajar Paus “Mengutuk” Semua Bentuk Perang
DuniaNews

PM Italia Bela Paus yang Dikritik Trump: Adalah Benar dan Wajar Paus “Mengutuk” Semua Bentuk Perang

“Presiden Trump: Paus Leo LEMAH dalam hal kejahatan, dan buruk untuk kebijakan luar negeri”

Mata Hukum, Jakarta – Perdana Menteri (PM) Italia, Giorgia Meloni menyampaikan kecaman dan kritik terhadap Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Perdana Menteri (PM) Italia, Giorgia Meloni

Kecaman tersebut dilontarkan PM Meloni karena Presiden Trump mengatakan bahwa dirinya bukan penggemar berat Paus Leo. Dia menuduh Paus Leo “bermain-main dengan negara (Iran) yang menginginkan senjata nuklir”

Paus Leo XIV mengatakan dia tidak takut dengan Presiden Donald Trump dan akan terus menyerukan perdamaian menyusul perang AS terhadap Iran yang masih berkecamuk. (Foto: Vatican Media/Simone Risoluti ­Handout via REUTERS)


“Paus adalah kepala Gereja Katolik, dan adalah benar dan wajar baginya untuk menyerukan perdamaian dan mengutuk semua bentuk perang,” kata Meloni dalam sebuah pernyataan, dilansir AFP, Selasa 14 April 2026

Kecaman ini teguran langka terhadap Trump oleh Meloni, seorang pemimpin sayap kanan yang telah berusaha menjadi jembatan antara presiden AS yang konservatif dan para pemimpin Eropa.

Meloni sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang mendukung upaya Paus Leo untuk perdamaian dan rekonsiliasi dalam perjalanan ke Afrika, yang dimulai Senin, hanya beberapa jam setelah Trump melancarkan kritik pedas terhadap Paus AS pertama tersebut.

“Saya pikir makna pernyataan saya pagi ini sudah jelas, tetapi saya akan menyatakannya kembali dengan lebih eksplisit. Saya menganggap kata-kata Presiden Trump tentang Bapa Suci tidak dapat diterima,” ucap Meloni.

Seperti diketahui, Trump mengatakan bahwa dirinya bukan penggemar berat Paus Leo. Dia menuduh Paus Leo “bermain-main dengan negara (Iran) yang menginginkan senjata nuklir”.

Trump kemudian mempertegas komentarnya dengan sebuah unggahan di Truth Social. “Saya tidak menginginkan seorang Paus yang berpikir bahwa tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir,” katanya.

“Paus Leo LEMAH dalam hal kejahatan, dan buruk untuk kebijakan luar negeri,” tambahnya.

Komentarnya menuai kemarahan dari banyak politisi Italia. Sementara para uskup Katolik dari Amerika Serikat dan Italia dengan cepat membela Paus.

Paus Leo sendiri mengatakan bahwa dirinya memiliki ‘kewajiban moral’ untuk berbicara menentang perang.

“Saya tidak takut, baik terhadap pemerintahan Trump, maupun untuk berbicara lantang tentang pesan Injil,” ucap Paus Leo kepada wartawan di pesawat menuju Aljazair, pemberhentian pertama dalam tur empat negara yang juga mencakup Kamerun, Angola, dan Guinea Ekuatorial.

Berita Terkait

Majelis Hakim Jatuhkan Vonis Korupsi Kredit BRIguna Batalyon BekangKostrad Kepada Para Terdakwa 9 Sampai 4 Tahun Penjara

Farid Bima

Miris! Komplotan Bocah SD 4 Kali Curi Motor, Uangnya untuk Jalan-jalan

Farid Bima

Iran Usir Atase Militer Eropa usai IRGC Dicap Entitas Teroris oleh EU

Farid Bima

Leave a Comment