Sosok Sucipto, Pimpinan Tinggi Madya Eselon I Termuda Dilantik Jadi Staf Ahli Kemenkumham

0

Oplus_0

Mata Hukum, Jakarta – Karir pemerintahan Dr Sucipto, SH M.H, M.Kn di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kian melejit.

Salah satu putra terbaik Tuban itu dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemenkumham, Jumat 5 April 2024 lalu.

Menkumham Yasonna H. Laoly menyalami Dr Sucipto, SH M.H, M.Kn dan istri setelah dilantik sebagai Staf Ahli Menkumham Bidang Hubungan Antar Lembaga (Dok. istimewa)

Jabatan eselon I tersebut diraih Dr Sucipto pada usianya yang relatif muda, 53 tahun.

Eselon I merupakan tingkatan tertinggi di pemerintahan. Tingkatan tersebut disandang Dr Sucipto hanya dalam waktu 24 tahun masa kerja Ketika bergabung dengan Departemen Kehakiman pada 1999, doktor ilmu ekonomi dan bisnis konsentrasi kebijakan publik Universitas Tri Sakti Jakarta itu berpangkat IIA.

Karena baru enam kali naik pangkat, Dr Sucipto seharusnya berpangkat IIIB. Karena pola pikir revolusionernya dalam peningkatan pelayanan masyarakat, sekarang dia berpangkat IVD dan menduduki eselon I.

Sebelum dipromosikan sebagai staf ahli Kemenkumham, Dr Sucipto menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham.

Keberhasilan Dr Sucipto mendongkrak ekonomi masyarakat melalui sejumlah terobosannya di bidang kekayaan intelektual selama mengemban amanah sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham tersebut diapresiasi kementeriannya dengan kenaikan pangkat sekaligus promosi jabatan.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Saudara-saudara yang baru saja dilantik pada jabatannya, baik itu promosi maupun mutasi. Pelantikan ini tentu memberi makna tersendiri bagi kita, karena dilakukan pada bulan penuh berkah yaitu bulan Ramadan,” ujar Menkumham Yasonna H. Laoly menyampaikan amanat setelah upacara pelantikan dan serah terima jabatan pimpinan tinggi pratama di Graha Pengayoman Kemenkumham, dilansir dari laman Kemenkumham.

Yasonna menegaskan rotasi dan mutasi ini merupakan penyegaran dan sekaligus untuk merevitalisasi organisasi di Kemenkumham dengan menekankan aspek profesional, akuntabel, sinergi, transparan dan inovatif agar kita sigap menghadapi tantangan.

“Saya ingatkan prinsip hidup yakni before you are a leader, success is all about legacy from yourself. When you become a leader, success is all about legacy for others. Tolong tinggalkan warisan yang baik dengan kinerja yang baik pula,” kata Yasonna.

Lebih lanjut dia berharap kejujuran, sinergi dan kolaborasi, optimalisasi sumber daya serta pengelolaan isu aktual dan strategis dari para pejabat yang baru dirotasi maupun mutasi untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Sekali lagi saya ingatkan kepada seluruh jajaran baik di pusat maupun di daerah, agar terus meningkatkan pelayanan kepada publik dengan sebaik-baiknya tanpa pungli dan diskri minasi, tetap berintegritas dengan hasil yang berkualitas,” tegas Yasonna.

Matahukum/dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *