Terlibat Kasus Suap, Hakim Agung Sudrajad Dimyati Divonis 8 Tahun Penjara

0

“Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri: putusan majelis hakim lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa KPK selama 13 tahun penjara “

Mata-Hukum, Jakarta – Hakim Agung MA nonaktif Sudrajad Dimyati dinyatakan bersalah dalam kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara kepada Sudrajad pada sidang vonis yang dibacakan majelis hakim, pada Selasa 30 Mei 2023.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut, selain vonis 8 tahun, Sudrajad yang menjabat Hakim Agung yang juga disebut sebagai wakil Tuhan itu dijatuhi pidana denda Rp 1 miliar.

“Majelis hakim memutus pidana penjara selama delapan tahun, denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara,” kata Ali.

Ali menyebut, putusan majelis hakim lebih ringan dibanding hukuman yang dimintakan Jaksa KPK.

“Tuntutan Jaksa KPK, penjara selama 13 tahun, denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara, dan uang pengganti 80.000 Dolar Singapura,” kata Ali.

Atas putusan tersebut, Jaksa KPK disebut Ali, masih pikir-pikir. Mereka masih memiliki waktu tujuh hari untuk memutuskan banding. Sementara Sudrajad langsung menyatakan banding.

Sebelumnya, Yosep Parera, penyuap Sudrajad, sudah diadili. Dia juga divonis delapan tahun oleh Majelis Hakin Pengadilan Tipikor Bandung pada Rabu (24/5/2023) lalu.

Dalam putusan hakim, Yosep terbukti menyuap Sudrajad Dimyati selaku Hakim Agung di Mahkamah Agung pada kasus pengurusan perkara pailit KSP Intidana.

Dia dinyatakan terbukti melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Selain divonis delapan tahun penjara, dia juga dikenakan denda Rp 750 juta.

Menanggapi vonis yang dijatuhkan kepadanya, Yosep megaku tidak akan mengajukan banding.

“Saya nggak banding. Saya terima ya,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *