Tim Penyidik KPK Bawa 2 Koper Usai 6 Jam Geledah Rumah Pengusaha Dito Mahendra

0

“Jubir KPK: Mahendra Dito diduga tahu mengenai perkara tersebut. Khususnya terkait aliran uang terhadap mantan petinggi Mahkamah Agung, Nurhadi”

Wiraswasta, Mahendra Dito berjalan keluar usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 6 Februari 2023.. (Sigid Kurniawan/Antara Foto)

Mata-Hukum, Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai menggeledah rumah Dito Mahendra yang berlokasi di Jakarta Selatan. Setelah 6 jam melakukan penggeledahan, terlihat petugas dari KPK keluar membawa dua unit koper.


Rumah tersebut berlokasi di Jalan Erlangga V No. 20 RT 5 RW 3, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dua petugas polisi terlihat berjaga di depan rumah berpagar hitam itu.
Pantauan wartawan di lokasi, pada Senin 13 Maret 2023 para penyidik KPK keluar sekitar pukul 22.00 WIB. Sebanyak 7 orang penyidik terlihat keluar dari dalam rumah tersebut.

Mantan petinggi Mahkamah Agung Nurhadi dalam mobil tahanan KPK. (Istimewa)

Tampak ada satu koper berwarna hitam berukuran sedang dibawa keluar dari rumah itu. Koper langsung dimasukkan ke bagasi belakang mobil Toyota Innova dengan nopol B 1779 SRS itu.

Beberapa saat kemudian, satu koper berwarna silver dibawa lagi dari lokasi penggeledahan. Namun penyidik KPK tak menyebut apa isi koper yang dibawa.

Wiraswasta, Mahendra Dito berjalan keluar usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 6 Februari 2023.. (Sigid Kurniawan/Antara Foto)

Diketahui penyidik KPK sebelumnya melakukan penggeledahan di rumah Dito Mahendra sejak pukul 16.00 WIB. Kendati begitu, tak diketahui ada tidaknya Dito Mahendra di rumag tersebut selama penyidik melakukan penggeledahan.

“Dari habis ashar lah (mulai penggeledahan),” kata salah seorang polisi yang berjaga.

Sebelumnya, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri membenarkan adanya penggeledahan di rumah Dito Mahendra ini.

“Informasi yang kami terima betul, rumah di Jakarta,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan.

Ali mengatakan penggeledahan saat ini masih berlangsung. Tim KPK masih berada di rumah Dito Mahendra.

Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi (tengah) dan Riesky Herbiyono (kanan) berjalan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta.( ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Dia menambahkan, penggeledahan di rumah Dito Mahendra ini berkaitan dengan kasus penyidikan korupsi tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

“Terkait perkara dugaan korupsi dan TPPU tersangka NHD,” ucap Ali.

KPK: Mahendra Dito Diduga Tahu Aliran Pencucian Uang Mantan Sekretaris MA

Wiraswasta, Mahendra Dito berjalan keluar usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 6 Februari 2023.. (Sigid Kurniawan/Antara Foto)

KPK sudah selesai memeriksa seorang wiraswasta, Mahendra Dito (sebelumnya ditulis Dito Mahendra). Ia diperiksa terkait kasus dugaan pencucian uang mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi.

Mahendra Dito diduga tahu mengenai perkara tersebut. Khususnya terkait aliran uang terhadap mantan petinggi Mahkamah Agung, Nurhadi.

Mantan petinggi Mahkamah Agung Nurhadi usai diperiksa KPK. (Istimewa)

“Saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran uang dan pembelian barang bernilai ekonomis oleh Tersangka NHD (Nurhadi) yang diduga dari pengurusan perkara di MA.” plt juru bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Senin 6 Februari lalu.

Namun, Ali belum menjelaskan lebih lanjut perihal aliran dana tersebut. Ia hanya menyebut bahwa aset yang dimaksud ialah mobil.

Wiraswasta, Mahendra Dito berjalan keluar usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 6 Februari 2023.. (Sigid Kurniawan/Antara Foto)

“Penyidik juga mengkonfirmasi terkait dengan aset yang berkaitan dengan tersangka NHD (Nurhadi). Satu di antaranya terkait dengan kepemilikan kendaraan mobil,” ujar Ali.

Menurut Ali, semua proses akan dibuka dalam proses persidangan di pengadilan.

“Jadi proses penyidikannya masih terus dilakukan, tentu informasi dan keterangan dari saksi ini menjadi penting untuk terus kami dalami, berikutnya nanti konfirmasi pada saksi lainnya untuk kelengkapan berkas perkara dengan tersangka NHD (Nurhadi),” papar Ali.

Mantan petinggi Mahkamah Agung Nurhadi saat menjalani persidangan (istimewa)

Dikutip dari Antara, Mahendra Dito menyelesaikan pemeriksaan pada sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, ia tak berkomentar soal pemeriksaannya tersebut.

KPK memang sudah lama menjerat Nurhadi dalam kasus pencucian uang. Namun KPK belum menjelaskan secara resmi mengenai kasus pencucian uang ini. Termasuk konstruksi perkaranya.

Nurhadi sebelumnya telah divonis 6 tahun penjara dalam perkara suap dan gratifikasi miliaran dan pengurusan perkara di peradilan.

Nurhadi bersama menantunya yang bernama Rezky Herbiyono terbukti menerima suap dari sejumlah perkara, termasuk gratifikasi dari Dirut PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT), Hiendra Soenjoto.

Wiraswasta, Mahendra Dito berjalan keluar usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 6 Februari 2023.. (Sigid Kurniawan/Antara Foto)

Total uang yang diterima keduanya mencapai Rp 49.513.955.000.

Nurhadi dan Rizky divonis 6 tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Keduanya telah dieksekusi ke Lapas Sukamiskin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *