Upaya Pembunuhan Karakter Terhadap Jaksa Agung ST Burhanuddin Secara Masif

0

“Prof. Suparji Ahmad, Guru Besar Hukum Pidana, Universitas Al Azhar: Ini fenomena aneh ditengah gencarnya Jaksa Agung melakukan penindakan. Dalam pandangan saya ada agenda khusus dari para koruptor”

Mata-Hukum, Jakarta – Beberapa hari terakhir ini, Penyidik Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menetapkan kembali pihak-pihak terkait perkara BTS menjadi tersangka dengan posisi tawar politis dan ekonomis yang begitu tinggi. Juga tuntutan Jhony G Plate, Galumbang Menak dan Ahmad Anang Latief dengan tuntutan pidana penjara yang berat sesuai dengan sifat jahatnya perbuatan. Ada lagi, Jaksa Agung diserang karakternya melalui tuduhan menyakitkan punya hubungan gelap dengan janda cantik seorang figur publik.


“Ini fenomena aneh ditengah gencarnya Jaksa Agung melakukan penindakan. Dalam pandangan saya ada agenda khusus dari para koruptor di tengah kondisi tahun politik yg penuh dengan berita intrik dan hoak,” Demikan menurut Prof. Suparji Ahmad, Guru Besar Hukum Pidana, Universitas Al Azhar.


Menurut hemat nya pula,” Teruskan perjuangan memberantas korupsi, jangan mundur pak Jaksa Agung, karena tindak pidana korupsi menyengsarakan rakyat.”
Selanjutnya, harapan Prof Suparji,”Sudah saatnya seluruh elemen bangsa untuk bersatu memberantas korupsi dan memberantas Markus, makelar kasus.”
Persepsi publik saat ini full percaya kepada kinerja Jaksa Agung Burhanudin dalam penegakan hukum dan memimpin korps adhyaksa.

Tentunya, koruptor gerah dan menyerang beliau melalui hal-hal yang bersifat pribadi dengan mengolah info hoaks menjadi seolah-olah benar. Apalagi mempengaruhi organisasi kemahasiswaan maupun kemasyarakatan dengan pesan demosi terhadap Jaksa Agung.

Oleh karena itu, atas terjadinya hal-hal tersebut saya selaku akademisi prihatin, sekaligus mendorong penyelesaian perkara tipikor secara transparan, dan berharap para koruptor untuk berhenti melakukan manuver yang merugikan upaya penegakan hukum yang sedang dilakukan.
Kami juga berharap untuk terus kritis dalam mendukung Jaksa Agung dalam pemberantasan korupsi secara tegas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *